Kerahiman Ilahi di Jam Tiga, Waktu yang Penuh Berkah

Lina Ambar

Kerahiman ilahi jam 3 sore merupakan waktu yang sangat istimewa bagi umat Katolik di seluruh dunia. Ini adalah saat yang dipercaya sebagai momen ketika Yesus Kristus meninggal di kayu salib, menawarkan keselamatan bagi umat manusia. Oleh karena itu, jam 3 sore sering disebut sebagai "Jam Rahmat" dan menjadi waktu khusus untuk berdoa dan merenungkan pengorbanan Yesus.

Rekomendasi untuk Menghargai Jam Rahmat:

  • Berdoa Novena Kerahiman Ilahi: Novena ini adalah serangkaian doa selama sembilan hari yang dimulai pada Hari Jumat Agung dan berakhir pada Hari Minggu Kerahiman Ilahi.
  • Chaplet of Divine Mercy: Doa ini biasanya didaraskan pada jam 3 sore dan menggunakan rosario sebagai alat bantu doa.
  • Waktu Hening: Mengambil waktu sejenak dari kesibukan harian untuk merenung dan berdoa, memohon rahmat dan belas kasih.

Ulasan tentang Praktik Jam Rahmat:
Banyak yang merasakan kedamaian dan kekuatan spiritual yang meningkat setelah mengambil bagian dalam doa dan refleksi pada jam ini. Praktik ini tidak hanya membantu dalam pertumbuhan rohani, tetapi juga memberikan kesempatan untuk merenungkan arti pengorbanan dan cinta tanpa syarat.

Jam Rahmat tidak terkait dengan produk yang memiliki harga, sehingga tidak ada informasi harga yang perlu disampaikan. Namun, praktik ini menawarkan kekayaan yang tidak ternilai dari segi spiritual dan emosional bagi mereka yang mengikutinya dengan hati yang tulus.

Dengan menghargai jam 3 sore sebagai Kerahiman Ilahi, kita diingatkan akan pentingnya belas kasih dan pengampunan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbarui komitmen kita terhadap nilai-nilai ini dan untuk menyebarkan cinta serta kedamaian kepada sesama.

Also Read

Bagikan:

[addtoany]

Tags

Tinggalkan komentar